berita69.org, Jakarta - Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai hoaks yang mengatasnamakan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), kabar bohong tersebut memuat tautan pendaftaran tidak resmi yang berpotensi pembohongan.
Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono, mengatakan beredar berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai yang mencatut Program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri,” kata Faried, dikutip dari Antara, Rabu (7/1/2025
Advertisement
Faried menyatakan, pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.
“Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar dia.
